Subscribe to Subscribe to 's comments

Ogos 2015

Mimpi ku menjadi terputus untuk seketika. Tahun 2015 adalah tahun yang agak sepi. Namun ilmu pasrah lah yang tertinggi nilainya. .

Al quran yang hidup adalah diri mu sendiri. Ia perbendaharaan Allah yang tersembunyi didalam roh diri sejati. Andai kamu temui ia, perbendaharaan itu akan menuntun mu ke jalan pulang.

Teringat tika aku bertemu Nabi Musa di dalam mimpi, rupanya lelaki wajah spt cina itu adalah penjaga ku. Semakin diri ini mengenali jati diri, semakin aku memahami tentang petunjuk dan mimpi.

Masya allah. Rupanya Penjagaku turut menuntut ilmu bersama-samaku di alam ghoib. Baru ibu mengerti kenapa Nabi Musa berkata, “let him be here to listen and to learn”.

Sungguh aku tiada ilmu ketika itu…dan tidak ku faham maksud kata-katanya (lihat siri Bertemu Musa Kalamullah).  Namun hari ini, ilmu tersebut sudah sampai ke pengetahuan ku. Alhamdulillah. Akan ku teliti  penjaga penjaga ini, agar keakraban terjalin antara diri batin dan yang batin.

Pakai lah mata hati untuk meneliti diri mu sendiri.

“Maka penglihatanmu pada hari itu sangat tajam.” (Q.S. Qaf [50]: 22).  Dan ruh di sebut hati adalah media untuk mengetahui Allah. Oleh karena itu, ia bukan merupakan badan, juga bukan sifat, melainkan unsur esensi malaikat.  Artinya, bahwa Kami telah menciptakan hati, memberinya  kerajaan dan memberinya pasukan tentera. Kami juga telah menjadikan jiwa sebagai kendaraannya hingga ia bisa berjalan dari alam keTanah-an ke alam ‘Illiyin.

Didalam sebuah mimpi ibu yang pendek di bulan Ogos 2015, aku melihat manusia yang sudah meninggal dunia keluar dari kuburan masing-masing. Dari kuburan lalu berduyun duyun mereka menuju ke sebuah rumah yang sedang ku diami. Lalu satu suara mengajarku untuk menyampaikan ilmu kepada roh tersebut.

Dengan tiba-tiba aku berkata kepada mereka, ‘sesungguhnya pintu Lauhul Mahfudz sudah tertutup kini, pergi lah kamu beramal mencari diri mu sendiri kerana itulah saja Jalan untuk kamu kembali’.

Tersadar dari tidur sebelum subuh.

Masya allah, begitu hebat ILMU ini. Aku sendiri tidak pasti apa maksudnya pintu Lauhul mahfudz sudah tertutup. Apa ia benar-benar sudah tertutup atau hanya kiasan. Namun hati ku pasti, di akhir zaman banyak pintu yang sudah tertutup. Janganlah leka lagi wahai manusia. Bertebar lah kamu di muka bumi mencari diri sejati…kerana itu lah Jalan yang akan membawa kamu pulang.

Apa kah ‘Surga’ masih penting buat mu sekarang atau mencari DIRI itu lebih utama dari segala isi dunia?

 Seorang yang tertidur akan melihat semua yang ada dalam jiwanya. Ketahuilah ! bahwa hati memiliki dua pintu ilmu, satu untuk mimpi-mimpi dan lainnya untuk ilmu sadar, yaitu pintu untuk ilmu realita (zahir). Saat manusia tertidur, pintu-pintu indera tertutup, dibukakanlah pintu bathin dan disingkapkan realitas alam ghaib dari alam malakut dan Lauh Mahfudz seperti cahaya yang terang benderang.

One response to “Mencari Sejati diri dan Jalan Pulang”

  1. lea

    Asslm boleh saya belajar dgn ibunda?? Saya yg masih jauh d perjalanan…mohon di tunjukn jln…

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Selamat Datang

Log in

Lost your password?