Subscribe to Subscribe to 's comments

Archive for the ‘Kalimah Allah’ category

Tahun 2019 membawa khabar duka buat ku dengan pemergian ayahanda tersayang.

Pemergian beliau memberi ku suatu petanda besar tentang keagungan Allah. Saat pengakhiran bapa, Tuhan telah memilihku diantara tujuh anak yang lain untuk membawa nya pulang kerahmatullah. Namun aku belum menyedari tentang itu. Asbab mengambilnya dari kampong dengan niat menjaga bapa sehingga ke penghujung nyawa rupanya menjadi kenyataan. Sungguh Allah tidak membebanku langsung untuk menjaga seorang tua (85 years) kerana hanya sehari dia dirumah ku, lalu terjatuh dan patah tulang pinggulnya. Allahu, itu adalah hari-hari terakhirnya bersama ku.

Surah Yassin yang ku hafal menjadi zikirku setiap hari, buat dia yang tersayang. Tiga minggu berzikir menghantarnya pulang sedangkan waktu itu tidak ada pengetahuan tentang kematiannya. Indahnya kematian bapa. Untungnya bapa kerana anaknya sendiri tidak tahu itu adalah hari-hari terakhir bapa. Jika ku tahu, pasti aku akan berdoa untuk panjangkan usia bapa. Kalimah Yassin di hembus di dada, telinga dan seluruh tubuh bapa setiap malam merupakan petanda yang nyata bahwa Allah telah memilih cara kematian terbaik buat bapa.

Bagaimana pula dengan sakaratul maut ku nanti?…siapakah antara anak ku yang akan menghantar ku pulang dengan Bismillah dan Yassin? Tiba-tiba hati ini menjadi sedih…Ya Allah, jika tiada siapa yang menghantar ku dengan Bismillah, kirimkan malaikat membaca Bismillah di saat kematian ku sepertimana aku menghantar bapa dengan Bismillahirrahmanirrahim.

Lembut saat akhir nyawa bapa dicabut..hanya dengan belas kasihnya Allah…hanya dengan kalimah Bismillah, sehingga tiada siapa yang tahu kapan saatnya pergi. Di depan mataku tidak ada satu ombak nafas atau kerdipan mata kesakitan yang di rasai nya. Dia pergi sekelip mata.

Yang pasti, beberapa jam sebelum pemergiannya, aku disisi bapa dengan zikir Bismillah. Aku melihat tangannya jatuh, hidungnya jatuh dan nafas di tenggorokan. Aku mengikuti lambatnya nafas yang keluar dari mulutnya lalu menghembus bismillahirrahmanirrahim dan ia hilang lama…..sebelum nafas kembali , ku tarik ia dengan bismillah. Namun ku sendiri tidak mengetahui saat nya hembusan terakhir kerna nadi masih berbunyi. Ya itu pasti rahsia Allah, bukan untuk mahkluk mengetahui ketepatan waktu kiraan pemergian seseorang.

Semalam, saat tidur di sebelah bapa, dengan ventilator oksigen beliau bercakap-cakap. Mungkinkah dengan ibuku atau malaikat? Aku memegang jari-jarinya yang sejuk sehingga mata terlelap dan tangan terlepas. Yang pasti bapa sudah berjanji untuk pulang dari semalam dan dia menunggu saat itu sedangkan aku tidak mengetahui. Semalaman aku tidak tidur menjaga ventilator oksigen bapa takut-takut di cabutnya lagi. Namun hati ku masih menaruh harapan esok bapa akan kembali sihat.

Tiga minggu yang lalu, sebelum hari kematian bapa, sempat kami berbual mesra. Tanpa berfikir aku berkata, saya akan menjaga bapa sehingga mati dan di kubur di sini ya. Saya tak akan hantar bapa ke sana ke sini lagi, semua anak-anak sibuk tak dapat jaga bapa dengan sempurna, biar tinggal disini saja saya yang jaga bapa sampai mati. Bapa hanya terdiam. Dia masih sihat saat aku menimbang-nimbang kematiannya. Mungkin beliau ingin kuburnya dsebelah ibu ku di kampung, namun aku sudah pon berkata demikian. Bagiku, berbicara tentang kematian adalah perkara rutin yang selalu ku ingat, apatah lagi jika berbicara dengan orang tua.

Ya ilmu RASA itu sudah ada… itulah keagungan Allah…mengajar hambanya mengetahui bahawasanya aku sudah mengetahui namun jasadku lupa…bahawa kata-kata ku bukan sembarangan… dan itulah petunjuk nyata yang ku zahirkan dan amalan baik yang aku usahakan dengan izin Nya.

Keagungan Bismillahirrahmanirahim bukan suatu zikir biasa. Ia menjadi bukti tentang keyakinan ku, sebagai hamba muqarrabun, semoga Allah mengangkat makam kami dan memuliakan kami diantara hamba-hambaNya yang bertaqwa.

April 2017

Lamanya Ibunda menyepi dari cerita mimpi, namun aku menyimpulkan suatu rumusan tentang Bismillah Kalimah Agung serta ayat-ayat Tuhan.

Setelah aku di perlihatkan huru-huruf hijaiyah, solatku menjadi lebih teratur selain wahyu Allah di dalam Al Quran dapat ku hafaz dengan mudah. Ia terjadi dengan sendiri tanpa dirancang. Alhamdulillah, ketika usia mencecah 44 thn, mata yang sudah kelabu dan memori sejemput masih di izinkan Allah untuk memahami firmanNya.

 Surah Al-Mulk, Yassin, Maryam, Taha, Waqiah, Ar Rahman..sedang ku bawa di dalam solat terkadang panjangnya sehingga anak kecil ku bisa terlena di dalam solat. Bukan hafazan saja malah maksudnya sekali aku dalami satu persatu. Masya Allah.  Inilah firman yang hidup nyata dan bukan mimpi… dan semestinya Ibunda tidak harus tergopoh-gopoh menghabiskan suatu ayat sebelum waktunya….

 Nah, seperti firmannya Allah;

“Maha Tinggilah Allah yang sebenar (pada segala-galanya). Dan janganlah engkau tergesa-gesa membaca Al-Quran sebelum selesai dibacakan kepadamu, dan berdoalah: “Wahai Tuhanku, tambahilah ilmuku” ( Taha 20:114)

Inilah khasiatnya Bismillah yang di ajari guruku sang Arifbillah. Hanya sepatah kalimah sudah memadai kata guru. Hidupkanlah Bismillah dalam diri mu nescaya ia akan menjadi pembantu mu di akhirat kelak. Semoga aku termasuk dalam golongan umat Ariffin yang sentiasa mengucapkan Bismillah. Amin.

Kalimat Bismillah merupakan refleksi prinsip KeESAan Ilahi. Kebergantungan seluruh anekaragam kepada Yang Maha ESA.

Antara mukjizat Bismillah;

Dari Anas bin Malik, Nabi bersabda;
“Andaikata pepohon dijadikan pena dan lautan dijadikan tinta, lalu dikumpulkan semua jin, manusia dan Malaikat untuk membuat buku dan menulis ERTI  Bismillaahir rahmaanir rahiim selama sejuta tahun, mereka tidak akan sanggup mengertikannya walau hanya satu persepuluh darinya.”

 Bersabda Rasulullah s.a.w.: “Ada suatu kaum yang datang pada Hari Qiamat nanti dengan mengucapkan Bismillaahir rahmaanir rahiim. Lebih berat kebajikan mereka dari keburukan mereka. Lalu berkata umat-umat yang lain: “Alangkah beratnya imbangan amal kebajikan mereka.”

 Kerana ia adalah Isim Allah Yang Maha Agung. Jika sekiranya diletakkan langit dan bumi serta segala isinya ke atas neraca timbangan, nescaya beratlah lagi kalimah Bismillaahir rahmaanir rahiim.”

 Dikisahkan di dalam Kitab Khozinatul-Asror bahawasanya Allah Ta’ala itu mempunyai 3000 nama yang mana 1000 nama hanya diketahui oleh para Nabi-Nabi Allah, 300 nama disebutkan di dalam Kitab Taurat, 300 nama disebutkan di dalam kitab Injil, 300 nama disebutkan di dalam Kitab Zabur, 99 nama disebutkan di dalam Al-Qur’anul kariim manakala 1 berada di sisi Allah

  3000 nama ini terhimpun di dalam 3 nama-nama Allah iaitu Allah, Arrahmaan dan Arrahiim yang termaktub pula di dalam kalimah Bismillaahir rahmaanir rahiim.

 Sebagian para Ariffin menegaskan, dalam perspektif makrifat kepada Allah, Bismillaah hirrahmaan nirrahim itu kedudukannya sama dengan kun dari Allah.

 Dan begitulah kisahnya dengan tujuh lembah pegunungan kosmik “Qaf” ini tersimpan tujuh buah huruf Al-Hijaiyyah, yakni huruf-huruf yang ada pada kalimah suci “Bismillah”. Pegunungan  “Qaf” merupakan pesona spiritual dari keindahan dan keAgungan Tuhan, yang selalu menjadi pintu gerbang untuk masuk kedalam lautan rahasia Tuhan, yang dimulai dengan kerinduan kepada-Nya, dan bergerak secara perlahan menuju penyingkapan “hakikat Bismillah” yang suci dan mensucikan, dan akhirnya mencapai peleburan (Fana) dengan melintasi horizon “Qaf” yang sangat luas dan tanpa batas.

  “Qaf, demi Al-Qur’an yang sangat mulia” (Q.S. : 50 : 1)

August 2016

Malam yang pendek namun cukup untuk mencetuskan mimpi yang terang. Tersedar jam 2.30 am hanya terlelap lebih kurang sejam setengah. Inilah cerita perihal zikir Hu Allah yang ingin ibunda sampaikan.

Aku bermimpi melihat mayat seorang wanita di atas pelantar kuburan. Lengkap berpakaian. Wanita yang sudah mati itu tiba-tiba di kejutkan dan terjaga dari mati. Dia melihat ku berada di sana lalu mengikuti ku atau seperti mengejarku. Aku berkata, ” kenapa mayat ini di biarkan tidak di gali dan di tanam?, bukankah iblis boleh menghidupkan dia kerana ruh sudah di angkat Allah.

Ada seseorang bersamaku dan dia menjawab, ” cuba lihat mayat ini hidup…. tapi dia tidak punya ILMU pengetahuan”..

Kemudian ada seorang wanita menghampiriku…seperti ku kenal rapat lalu dia berkata, ” Ingatlah….jasad ini boleh di jilati api selagi penampilan mu masih Bergaya….pakailah pakaian yang kamu TIDAK terasa memakainya….iaitu pakaian yang TIDAK BERGAYA.”

MasyaAllah…sungguh dalam ilmu ini…tidak terfikir oleh ku tentang GAYA yang bisa membinasakan. Juga tentang manusia yang hidup tiada berilmu…seperti mayat diumpamakan..

Pada malamnya sebelum ku tidur ibunda mengalunkan zikir nafas Hu Allah selepas isyak. malam yang sepi bisa lebih kosentrasi lalu nafasku di sambung saat tidur jam 1.00 pagi. ketika itu hati ini sungguh ingin pertemuan dengan ghoib Tuhanku…sudah lama tiada mimpi yang jelas dan aku sungguh mengharapkan pertemuan itu. namun apa daya ku…mimpi tidak bisa di harap-harap…

Sang guru arifinbillah pernah mengkhabarkan tentang kelebihan zikir Hu Allah. Pesannya, jika mu zikir Hu Allah…. kamu sudah menambahkan Hu didepan Allah..lalu zikir ini akan menjadi sedikit berat jika di amalkan. Beratnya kerana zikir ini menghidupkan jasad Adam yang terbujur kaku di padang pasir. Dengan nafas Hu Allah ia bisa menghidupkan jasad dan apa-apa di bumi dan tanah. Namun zikir ini tidaklah seringan zikir Allah, Allah….yang kelebihannya bukan di bumi namun di langit.

MasyaAllah..memang benar kata Sang Guru. Aku seperti budak yang mentah tidak mengerti apa yang di maksudkan…

Dengan nafas Hu Allah…mimpi mengajarku tentang jasad yang hidup bersama Ruh Allah adalah jasad yang berilmu pengetahuan…Disinilah…Hu Allah menghidupkan aku yang lama kehilangan petunjuk. Manusia menjadi arif dengan ilmu petunjuk dan ilmu rasa.

Apakah ada manusia yang terfikir jika gaya mu yang berlebihan bisa menjadi satu masalah ? atau adakah kamu terfikir jika jasad yang tiada ILMU itu sebnarnya adalah mayat hidup?

Ya Allah…ampuni ku Tuhan. Kerana kesombongan ku ketika berpakaian dan bergaya. Ketika aku mendapat pujian dengan pakaian….dan ketika aku kelihatan berkarisma dan anggun dengan pakaian. Aku berlindung dengan Tuhan Yang Maha Belas Kasih dari sambaran api ke atas jasadku zahir dan batin. semoga Tuhan mengampuniku. Amin.

MAC 2016

Sedang ibunda menjalani hikmah dari ilmu mimpi yg lalu, setiap solat ku bertukar menjadi bicara lagu spt mimpi ku tempohari. Sebaris ayat didalam bahasa Tuhan (arab) ku lantuni sebaris lg maksudnya membisik ke dlm hati.Solat menjadi lebih panjang dan khusyuk.. masya allah indahnya bersolat dgn nyanyian…

Dlm usia sebegini, memahami ayat-ayat Al Quran selalunya mengambil masa yg lama utk di hafal. Namun, mimpi itu menjadikan ia mudah bagi ku….ayat-ayat menjadi mudah di ingati ..alhamdulillah.

Pada bulan mac 2016 ibunda bermimpi tentang huruf-huruf hijaiyyah. Entah apa maksudnya..tidak di ketahui sehingga kini.

Sedang ibu melihat langit….  huruf huruf hijaiyyah muncul di celah-celah awan… ..warnanya bercahaya kuning kemerahan (jingga) atau warna tembaga.

Cuma huruf tersebut agak berselerak di lantai langit.  Kekaguman ketika memandang langit….menjadikan kaki ku kaku..dan  tidak kuat utk berdiri lalu ibunda terduduk. Setelah itu, digagahi bangun dan solat 2 rakaat sbg tanda kesyukuran.

Anehnya  solat dgn pakaian yg ku pakai , ….bukan memakai kain telekong atau tudung. Ketika tersedar jam 4.30 pagi, ibunda menyebut Allah Maha Kuasa, Allah maha Kuasa….masya allah.

Langit masih lg gelap… namun mimpi tadi kelihatan langitnya terang seperti cahaya diawal pagi. Semenjak itu ibunda kokohkan kaki ku berdiri lama di atas sejadah sebelum takbir. Aku takut kaki ku tidak kuat berdiri di hadapan Allah Maha Kuasa.

Apakah rahsia Allah Maha Kuasa? Kenapa itu yang ku ucapkan di dalam tidur. Kekuasaan Allah apa yang di langit dan di bumi? Apakah Rahsia segala ilmu dan huruf hijayyah ?

Ibunda masih mencari maksudnya sehingga kini…

 

Selamat Datang

Log in

Lost your password?